Layanan Aduan dan Aspirasi Pelayanan Publik : www.lapor.go.id

BIMTEK KEPENULISAN BERBASIS KONTEN BUDAYA LOKAL : Membangun Narasi Lokal Yang Berbudaya


19 Jul 2026   BERITA KEGIATAN

Polewali Mandar – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal dengan mengusung tema "Membangun Narasi Lokal yang Berbudaya" . Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 8–10 Juli 2026 , bertempat di Aula Sipamandaq Bapperida Kabupaten Polewali Mandar .

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Polewali Mandar, Andi Mahadiana Djabbar, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa budaya lokal merupakan aset berharga yang harus terus dijaga, didokumentasikan, dan diwariskan kepada generasi penerus. Melalui kegiatan bimbingan teknis ini diharapkan lahir lebih banyak penulis yang mampu mengangkat kekayaan budaya lokal Polewali Mandar menjadi karya tulis yang berkualitas, sehingga nilai-nilai budaya daerah dapat terus hidup dan dikenal oleh masyarakat luas.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar, Azwar Jasin, S.Sos., M.Si., menyampaikan Berbagai sekaligus laporan penyelenggaraan kegiatan. Dalam berbagai hal, beliau menegaskan bahwa peningkatan kemampuan menulis berbasis budaya lokal merupakan salah satu upaya strategi dalam memperkuat budaya literasi sekaligus melestarikan warisan budaya daerah. Menurutnya, perkembangan informasi teknologi harus dimanfaatkan untuk menghadirkan narasi-narasi lokal yang edukatif, inspiratif, dan diadaptasi pada kearifan lokal Mandar.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Dr. (HC) Sugisman, S.Pd., M.Pd., yang juga dikenal sebagai Relima 2026 . Dengan gaya berkomunikasi yang komunikatif dan interaktif, moderator memandu seluruh rangkaian diskusi sehingga peserta dapat mengikuti materi dengan antusias.

Selama pelaksanaan bimtek, peserta memperoleh materi dari para narasumber yang memiliki kompetensi di bidang budaya, bahasa, dan sejarah.

Materi pertama disampaikan oleh Muhammad Adil Tambono, S.Hi., M.Hum., seorang Seniman dan Pegiat Budaya , dengan tema "Konten Lokal Berbasis Kearifan Lokal Mandar: Dari Tradisi Lisan ke Narasi Media Baru." Dalam paparannya, beliau menjelaskan pentingnya menggali tradisi lisan masyarakat Mandar sebagai sumber inspirasi dalam menciptakan konten kreatif di era digital. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun dapat diolah menjadi narasi yang menarik tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Materi kedua disampaikan oleh Dra. Murmahyati, M.Hum., Widyabasa Ahli Madya Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan , dengan tema "Melestarikan Budaya Lokal melalui Tulisan." Beliau menekankan bahwa karya tulis merupakan salah satu bentuk dokumentasi budaya yang memiliki nilai penting dalam menjaga keberlangsungan pengetahuan lokal. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam menyusun tulisan yang komunikatif serta tetap mencerminkan identitas budaya daerah.

Materi terakhir dibawakan oleh Dr. Amrullah Amir, MA, Staf Departemen Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin , dengan tema "Membangun Narasi Sejarah Lokal Berbasis Arsip, Tradisi Lisan, dan Konten Budaya Lokal." Dalam sesi ini dijelaskan pentingnya pemanfaatan arsip, sumber sejarah, dan tradisi lisan sebagai dasar penyusunan narasi sejarah lokal yang kredibel, sehingga dapat menjadi referensi yang bernilai bagi masyarakat maupun generasi mendatang.

Bimtek ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, yaitu pustakawan dan/atau pengelola perpustakaan, pegiat literasi, pelajar dan/atau mahasiswa, serta masyarakat umum . Selama tiga hari pelaksanaan, peserta tidak hanya menerima materi dari narasumber, tetapi juga mengikuti sesi diskusi, tanya jawab, dan melakukan penulisan yang berorientasi pada pengembangan konten budaya lokal.

Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar berharap dapat meningkatkan kapasitas dalam menghasilkan karya masyarakat yang mengangkat kekayaan budaya daerah. Selain menjadi media pelestarian budaya, karya-karya tersebut diharapkan mampu memperkuat identitas budaya Mandar, memperkaya khazanah literasi daerah, serta menjadi sumber informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Penyelenggaraan Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal ini merupakan salah satu bentuk komitmen Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar dalam mendukung pengembangan literasi berbasis budaya lokal. Dengan lahirnya penulis-penulis yang mampu mengemas nilai-nilai budaya Mandar ke dalam tulisan yang berkualitas, diharapkan warisan budaya daerah akan semakin dikenal, terdokumentasi dengan baik, dan tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

   


Kegiatan Terbaru

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Polewali Mandar Gelar Sosialisasi Identifikasi dan Pendaftaran Naskah Kuno...
29 Jul 2026

Polewali Mandar – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar menyelenggarakan Sosialisasi Identifikasi dan Pendaftaran Naskah Kuno Kabupaten Polewali Mandar pada Selasa, 21 Juli 2026 , bertempat di Gedung Boyang Kayyang Lantai 2, Buttu Ciping, Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar .Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian naskah kuno sebagai dokumenter warisan yang memiliki nilai sejarah, budaya, ilmu pengetahuan, serta menjadi bagian dari identitas daerah dan bangsa.Kegiatan dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar, Hj. Djaslipa, S.Pd., MM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa naskah kuno merupakan aset budaya yang harus dijaga, didokumentasikan, dan dilestarikan agar tetap dapat diwariskan kepada generasi mendatang.Penyusunan acara diawali dengan Laporan Ketua Panitia, Vivi Ariyanti, SIP , yang menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan, yaitu memperkuat pemahaman masyarakat mengenai proses pendaftaran dan pendaftaran naskah kuno serta mendorong partisipasi berbagai pihak dalam pelestarian warisan konservasi di Kabupaten Polewali Mandar.Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Polewali Mandar Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Dr. Aco Musaddad HM, S.Ag., M.Ag. Dalam berbagai hal, beliau mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam menjaga kekayaan intelektual dan budaya daerah. Menurutnya, naskah kuno tidak hanya menjadi bukti perjalanan sejarah, tetapi juga merupakan sumber pengetahuan yang memiliki nilai penting bagi pembangunan karakter dan peradaban bangsa.Sosialisasi menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang pelestarian naskah kuno, yaitu Prof. Mukhlis PaEni, MA , Ketua Dewan Pakar Memory of the World (MoW) Indonesia–UNESCO , yang memaparkan pentingnya pelestarian dan pelestarian naskah kuno sebagai bagian dari pengumpulan memori dunia. Selain itu, Munasrina, SS , selaku Ketua Tim Pendaftaran dan penghargaan Naskah Kuno Perpustakaan Nasional Republik Indonesia , menjelaskan mekanisme pengenalan, pendataan, serta prosedur pendaftaran naskah kuno sesuai ketentuan yang berlaku.Jalannya diskusi dipandu oleh Muhammad Adil Tambono, S.Hi., M.Hum. , seorang seniman dan pegiat budaya, yang berhasil menghadirkan suasana diskusi yang interaktif antara narasumber dan peserta.Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat, pemerintah desa, tokoh adat, pegiat budaya, akademisi, serta pemilik naskah kuno semakin memahami pentingnya menjaga, mendokumentasikan, dan mendaftarkan naskah kuno yang dimiliki. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian warisan budaya daerah sekaligus mendukung inventarisasi naskah kuno di tingkat nasional. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar berkomitmen untuk terus mendorong pelestarian warisan dokumenter melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, dan kerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, sehingga kekayaan intelektual dan budaya Kabupaten Polewali Mandar tetap terjaga dan dapat diwariskan hingga generasi mendatang.(Dispersip/Akmal)...

Selengkapnya...
PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA PEMBUATAN RESENSI BUKU BERBASIS KOLEKSI PERPUSTAKAAN KABUPATEN POLEWALI MANDAR...
29 Jul 2026

Polewali Mandar – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar secara resmi mengumumkan para pemenang Lomba Pembuatan Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Kabupaten Polewali Mandar yang diikuti oleh pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat.Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan minat baca, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan menulis di kalangan generasi muda melalui pemanfaatan koleksi Perpustakaan Daerah Kabupaten Polewali Mandar. Para peserta ditantang untuk menyusun resensi buku yang tidak hanya menggambarkan isi bacaan, tetapi juga menyampaikan analisis, pemahaman, dan pandangan mereka terhadap buku yang dipilih.Setelah melalui proses penilaian yang objektif oleh dewan juri, ditetapkan para pemenang sebagai berikut:Tingkat SMP Sederajat???? Juara 1 : Khumaira Azzahra Ahmad ???? Juara 2 : Andi Muhammad Aly Nasrullah, MD. ???? Juara 3 : Muhammad Yusuf Kemal RukhyatTingkat SMA Sederajat???? Juara 1 : Raihan Dzaki Ukasyah ???? Juara 2 : Farha Thariyyah Ulayyah Sahabuddin ???? Juara 3 : Muh. Aco Nur SafaatProses penilaian dilakukan secara profesional oleh dewan juri yang memiliki kompetensi di bidang literasi, pendidikan, dan hukum, yaitu: Abdul Altief, S.Hi., M.Pd. Nurhaliza, S.Pd., M.Pd. M. Syariat Tajuddin, S.H., M.H. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menunjukkan semangat membaca serta menuangkan gagasan melalui karya resensi yang kreatif dan inspiratif. Meskipun hanya enam peserta yang berhasil menjadi juara, seluruh peserta telah memberikan kontribusi positif dalam menumbuhkan budaya literasi di Kabupaten Polewali Mandar.Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus meningkatkan kebiasaan membaca, mengembangkan kemampuan menulis, serta memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat belajar, sumber informasi, dan ruang pengembangan kreativitas. Kepada para pemenang, diucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih. Semoga pencapaian ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya dan menginspirasi generasi muda lainnya agar semakin mencintai dunia literasi.(Dispersip/Akmal)...

Selengkapnya...
DUKUNGAN DISPERSIP POLMAN, BUKU KOLEKSI KINI HADIR DI "PERPUSTAKAAN MANARANG" DESA LAPEO...
22 Jul 2026

Polewali Mandar – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar terus berkomitmen mendukung penyediaan layanan perpustakaan desa sebagai upaya meningkatkan budaya baca dan literasi masyarakat.Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari pengelola Perpustakaan "Manarang" Desa Lapeo , yang menginformasikan bahwa bantuan buku dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar telah diterima dan ditempatkan di perpustakaan desa untuk dimanfaatkan oleh masyarakat.Dalam pesan yang disampaikan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar, pengelola perpustakaan menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan koleksi buku yang telah diberikan. "Buku-buku kemarin sudah ditempatkan di Perpustakaan 'Manarang' Desa Lapeo. Terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Perpustakaan Kabupaten Polewali Mandar," tulis pengelola perpustakaan. Bantuan koleksi buku ini diharapkan dapat menambah variasi bahan bacaan bagi masyarakat serta meningkatkan minat membaca di Desa Lapeo. Kehadiran koleksi baru juga menjadi salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam memperkuat peran perpustakaan desa sebagai pusat belajar, pusat informasi, dan ruang pengembangan literasi masyarakat. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar akan terus berupaya menjalin sinergi dengan perpustakaan desa, sekolah, dan berbagai komunitas literasi agar akses masyarakat terhadap bahan bacaan yang berkualitas semakin merata di seluruh wilayah Kabupaten Polewali Mandar. (Dispersip/Akmal)...

Selengkapnya...
BIMTEK KEPENULISAN BERBASIS KONTEN BUDAYA LOKAL : Membangun Narasi Lokal Yang Berbudaya...
19 Jul 2026

Polewali Mandar – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal dengan mengusung tema "Membangun Narasi Lokal yang Berbudaya" . Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 8–10 Juli 2026 , bertempat di Aula Sipamandaq Bapperida Kabupaten Polewali Mandar .Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Polewali Mandar, Andi Mahadiana Djabbar, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa budaya lokal merupakan aset berharga yang harus terus dijaga, didokumentasikan, dan diwariskan kepada generasi penerus. Melalui kegiatan bimbingan teknis ini diharapkan lahir lebih banyak penulis yang mampu mengangkat kekayaan budaya lokal Polewali Mandar menjadi karya tulis yang berkualitas, sehingga nilai-nilai budaya daerah dapat terus hidup dan dikenal oleh masyarakat luas.Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar, Azwar Jasin, S.Sos., M.Si., menyampaikan Berbagai sekaligus laporan penyelenggaraan kegiatan. Dalam berbagai hal, beliau menegaskan bahwa peningkatan kemampuan menulis berbasis budaya lokal merupakan salah satu upaya strategi dalam memperkuat budaya literasi sekaligus melestarikan warisan budaya daerah. Menurutnya, perkembangan informasi teknologi harus dimanfaatkan untuk menghadirkan narasi-narasi lokal yang edukatif, inspiratif, dan diadaptasi pada kearifan lokal Mandar.Kegiatan ini dimoderatori oleh Dr. (HC) Sugisman, S.Pd., M.Pd., yang juga dikenal sebagai Relima 2026 . Dengan gaya berkomunikasi yang komunikatif dan interaktif, moderator memandu seluruh rangkaian diskusi sehingga peserta dapat mengikuti materi dengan antusias.Selama pelaksanaan bimtek, peserta memperoleh materi dari para narasumber yang memiliki kompetensi di bidang budaya, bahasa, dan sejarah.Materi pertama disampaikan oleh Muhammad Adil Tambono, S.Hi., M.Hum., seorang Seniman dan Pegiat Budaya , dengan tema "Konten Lokal Berbasis Kearifan Lokal Mandar: Dari Tradisi Lisan ke Narasi Media Baru." Dalam paparannya, beliau menjelaskan pentingnya menggali tradisi lisan masyarakat Mandar sebagai sumber inspirasi dalam menciptakan konten kreatif di era digital. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun dapat diolah menjadi narasi yang menarik tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.Materi kedua disampaikan oleh Dra. Murmahyati, M.Hum., Widyabasa Ahli Madya Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan , dengan tema "Melestarikan Budaya Lokal melalui Tulisan." Beliau menekankan bahwa karya tulis merupakan salah satu bentuk dokumentasi budaya yang memiliki nilai penting dalam menjaga keberlangsungan pengetahuan lokal. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam menyusun tulisan yang komunikatif serta tetap mencerminkan identitas budaya daerah.Materi terakhir dibawakan oleh Dr. Amrullah Amir, MA, Staf Departemen Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin , dengan tema "Membangun Narasi Sejarah Lokal Berbasis Arsip, Tradisi Lisan, dan Konten Budaya Lokal." Dalam sesi ini dijelaskan pentingnya pemanfaatan arsip, sumber sejarah, dan tradisi lisan sebagai dasar penyusunan narasi sejarah lokal yang kredibel, sehingga dapat menjadi referensi yang bernilai bagi masyarakat maupun generasi mendatang.Bimtek ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, yaitu pustakawan dan/atau pengelola perpustakaan, pegiat literasi, pelajar dan/atau mahasiswa, serta masyarakat umum . Selama tiga hari pelaksanaan, peserta tidak hanya menerima materi dari narasumber, tetapi juga mengikuti sesi diskusi, tanya jawab, dan melakukan penulisan yang berorientasi pada pengembangan konten budaya lokal.Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar berharap dapat meningkatkan kapasitas dalam menghasilkan karya masyarakat yang mengangkat kekayaan budaya daerah. Selain menjadi media pelestarian budaya, karya-karya tersebut diharapkan mampu memperkuat identitas budaya Mandar, memperkaya khazanah literasi daerah, serta menjadi sumber informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.Penyelenggaraan Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal ini merupakan salah satu bentuk komitmen Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar dalam mendukung pengembangan literasi berbasis budaya lokal. Dengan lahirnya penulis-penulis yang mampu mengemas nilai-nilai budaya Mandar ke dalam tulisan yang berkualitas, diharapkan warisan budaya daerah akan semakin dikenal, terdokumentasi dengan baik, dan tetap lestari di tengah perkembangan zaman.   ...

Selengkapnya...

Kategori

  • 20
  • 11
  • 1
  • 0
  • 0
  • 0